Barusan saya dapat berita kalo tanggal 3 Juni 2011 diliburkan kembali, atau disebut cuti bersama, sehingga jatah cuti tahunan saya sisa 6 (enam) hari, dari seluruhnya 12 hari dalam satu tahun. Kalo tempat tugas dekat dengan keluarga, hari libur itu bisa digunakan untuk mengunjungi keluarga. Tapi kalau jauh, transportasi terbatas dan mahal, serta pengumumannya mendadak seperti kemarin, mana bisa digunakan untuk menjenguk keluarga? Itulah tandanya bahwa para petinggi di negeri ini sudah tidak bijak (wise) dalam memutuskan sesuatu.
Saya harap, anda tidak ikut2an seperti mereka. Bijaksanalah mulai sekarang, dan carilah jalan keluar untuk menambah dana pribadi agar tidak menemui kesulitan keuangan di kemudian hari. Selamat berjuang.
Filed under: Cerita Pendek